kenangan

  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.
Tampilkan postingan dengan label Kisah berita Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah berita Islami. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 September 2012

Doa Anak Sholeh


Usai bersalaman saat lebaran, masyarakat umumnya berbondong-bondong mengunjungi tempat kepemakaman untuk berziaroh pada makam keluarga mereka. Suatu ketika kunjungan sangat ramai, namun ternyata tak seramai para arwah leluhur di dalam kubur yang sedang berlomba. 

Apa yang mereka lombakan? Mereka mengangkat tangannya dan bersusuah payah meloncat-loncat untuk menangkap kilauan cahaya. Cahaya apakah yang mereka inginkan?

Ramainya para penziaroh, tak seramai para arwah di alam kubur, yang sedang memperebutkan dan berlomba menangkap cahaya-cahaya yang jatuh dari atas ke dalam kubur mereka.
Mereka berlomba untuk mendapatkan cahaya itu sebanyak-banyaknya, karena cahaya itu adalah doa-doa kiriman dari para keluarga yang sedang dibacakan, yang dapat meringankan siksaan mereka dialam kubur yang sedang mereka rasakan.
Namun disaat semua arwah di alam kubur sedang sibuk berlomba untuk mendapatkan keberkahaan, satu orang nampak tenang dan berdiam dengan senyuman kebahagiaan.

Terjadilah dialog antara arwah tersebut.

Wanita pertama masuk syurga



Pernahkah terselip dalam pikiran anda untuk bertanya “siapa sih wanita pertama yang masuk surga di akhirat kelak? Sebuah pertanyaan iseng yang kalau dipikir-pikir itu bikin penasaran juga kan?
Jika anda penasaran maka anda sama seperti siti Fatimah, Putri Rasullullah. Ia berniat menanyakan hal ini kepada ayah handanya.

Lalu, apakah anda menduga bahwa wanita yang pertama masuk surga adalah siti Fatimah? Atau ibunda beliau siti khadijah? Atau siti Aisyah? Atau keluarga rosul lainnya? Jika iya, maka jawaban anda ternyata belum tepat.

Inilah hebatnya islam, tidak mengenal nepotisme, hehe. Dalam sebuah ceramah agama, akhirnya terjawablah rasa penasaran saya. Wanita yang pertama kali masu surge adalah seorang wanita yang bernama Muti’ah. Anda kaget? Sama seperti siti Fatimah ketika itu, yang mengira dirinyalah orang pertama yang masuk surga.

Berbagi Ilmu



Suatu ketika, dua orang remaja, sedang mengerjakan suatu tugas dengan penuh canda dan tawa, walaupun tugas mereka yang lagi dikerjakan sangat banyak, tapi mereka tetap penuh ceria tanpa mengeluh secara berlibahan, bahkan tak putus asa.

Saat satu orang tersebut belum mengetahui cara dalam menyelesaikan tugas itu, ia merasa malu karena belum bisa mengerjakan tugas itu, karena ia belum tahu caranya. Saat ia bertanya ke temannya, namun sayang, temannya juga belum tahu caranya. Mereka pun memutuskan untuk bertanya ke teman mereka yang lain, namun teman mereka itu hanya melihat mereka dengan tatapan keheraanan, dan ia hanya berkata

“kamu engga tau caranya? Ini kan gampang banget! Payah nih, coba kerjain dulu lagi deh, gitu aja engga tau.” Ungkapnya dengan mengalihkan muka.
Mereka pun merasa sedih atas sikap dia terhadap mereka, namun tiba-tiba seorang guru yang ternyata menyaksikan semua kejadian itu, dan guru tersebut menghampiri mereka bertiga, dan segera menasehati si anak yang sangat pelit berbagi ilmu dan merasa paling pintar serta kesombongannya yang telah membuat dia merendahkan teman-temanya.

Tokoh itu para inspirasi


Kesuksesan memang selalu menjadi harapan dari sebuah perjalanan mengenai perjuangan. Untuk mendapatkan kesuksesan tentu membutuhkan proses, dari mulai niat, kesungguhan tekad dan aksi kita menggapinya. Selain itu tentu motivasi yang berasal baik dari orang lain maupun motivasari dalam diri sendiri.

Biasanya, hal apa yang dapat memotivasi kamu? Atau Siapakah yang dapat membuat kamu bersemangat untuk tetap melanjutkan perjalanan kesuksesan? Jika jawabanya diri sendiri, itu sangat baik sekali. Namun jika jawabanya karena ingin seperti orang-orang yang sudah sukses, tentu itu juga bukan hal yang salah kan?

Jumat, 21 September 2012

doa anak sholeh

Usai bersalaman saat lebaran, masyarakat umumnya berbondong-bondong mengunjungi tempat kepemakaman untuk berziaroh pada makam keluarga mereka. Suatu ketika kunjungan sangat ramai, namun ternyata tak seramai para arwah leluhur di dalam kubur yang sedang berlomba.
Apa yang mereka lombakan? Mereka mengangkat tangannya dan bersusuah payah meloncat-loncat untuk menangkap kilauan cahaya. Cahaya apakah yang mereka inginkan?

Ramainya para penziaroh, tak seramai para arwah di alam kubur, yang sedang memperebutkan dan berlomba menangkap cahaya-cahaya yang jatuh dari atas ke dalam kubur mereka.

Mereka berlomba untuk mendapatkan cahaya itu sebanyak-banyaknya, karena cahaya itu adalah doa-doa kiriman dari para keluarga yang sedang dibacakan, yang dapat meringankan siksaan mereka dialam kubur yang sedang mereka rasakan.

Namun disaat semua arwah di alam kubur sedang sibuk berlomba untuk mendapatkan keberkahaan, satu orang nampak tenang dan berdiam dengan senyuman kebahagiaan.

Kisah Jagung


Seorang wartawan mewawancarai seorang petani, utnutk mengetahui rahasia dibalik buah jagungnya yang tahun belakangan ini, selalu memenangkan kontes perlombaan hasil pertaniaan.
Petani itu menyatakan tidak ada sama sekali rahasia khusus, karena ia selalu membagikan bibit-bibit jagungnya, adan semua berpendapat bahwa bibit-bibit jagungnya tersebut adalah bibit jagung yang digunakan pada umumnya

Kamis, 20 September 2012

Kerja keras tanpa hasil


Ada seorang anak pemuda tertarik dengan balap sepeda. Setelah mengumpulkan uang, akhirnya dia mampu membeli sebuah sepeda balap. Dengan senang hati, dia mencoba sepeda balap tersebut. Setelah dia mencoba, dia kecewa karena tidak bisa mengendarai sepedanya dengan kecepatan tingg. Akhirnya dia membawa sepeda tersebut ke tempat dia membelinya.

“pak, anda menipu saya. Katanya ini sepeda balap, tapi larinya lama banget. Bahkan kalah oleh sepeda biasa.” Ungkap anak muda itu sambil marah-marah kepada penjual sepeda.
“yang bener? ko malah lambat. Baiklah akan saya periksa” Tanya penjual sepeda, dengan keheranan.
“tidak ada yang rusak pak, tapi kenyataannya memang sepeda itu sekarang jadi lambat.” Ungkap penjual sepeda.

Sabtu, 15 September 2012

Tolong, Maaf dan Terimakasih


Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan yang sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan kesan dan kritikan dari anak buah kepada mantan direktur tersebut.
Karena waktu yang terbatas kesempatan tersebut disampaikan melalui tulisan. Kumpulan kertas tersebut bermacam-macam pujian dan kesan pada umumnya tertuang. Namun diantara pujian dan kesan yang disampaikan. Ada satu kertas yang dibacakan di depan umum dan kemudian di bingkai dan di pajang . Kertas tersebut milik seorang Office Boy yang telah bekerja cukup lama di perusahan itu.
Dalam kertas itu, dia menulis dengan huruf capital yang bertuliskan :

Nenek pemungut daun



Dahulu, di sebuah kota, di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid dan melaukan sholat zuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yag berceceran di halaman masjid.

Ia membersihkanya sangat bersih tak tersisa satu lembar daun pun. Padahal matahari di Madura saat itu sangat terik dan menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya. Banyak yang iba saat melihat wanita tua itu.

Kemudian pada esok harinya, mereka memutuskan untuk membersihkan halaman masjid sebelum nenek tua itu datang memebersihkannya. Dan ketika nenek tua itu selesai sholat dan akan melakukan pekerjaan rutinnya itu, ia terkejut. Karena tida ada satu lembar daun pun yang berserakan. Nenek tua itu pun mencari tahu siapa yang membersihkannya.

Pahlawan Neraka


Suatu hari terjadi pertempuran antara pihak islam, dengan pihak musyrik. Kedua belah pihak berjuang dengan hebat untuk mengalahkan antara satu sama lain. Tiba saat pertempuran itu di hentikan seketika. Dan masing-masing kembali ke markas.

Nabi Muhammad Saw dan para sahabat berkumpul membincangkan pertempuran itu. Dalam perbincangan itu, mereka begitu kagum dengan Qotzman. Karena dalam pertempuran itu, ia bersikap seperti singa yang lapar menerkam mangsanya. Hal itu jadi banhan pembicaraa orang banyak.

“tidak seorang pun yang dapat menandingi kehebatan dia.” Kata salah seorang sahabat.
Mendengar perkaaan itu, Rasullulloh pun menjawab. “sebenarnya dia itu adalah golongan penduduk neraka.”

Para sahabat heran akan jawaban Rosullulloh. Karena bagaimana bisa, orang yang gagah dan berani berjuang menegakan islam, masuk kedalam neraka.

Kamis, 13 September 2012

Tolong, Maaf, dan Terimakasih


Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan yang sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan kesan dan kritikan dari anak buah kepada mantan direktur tersebut.
Karena waktu yang terbatas kesempatan tersebut disampaikan melalui tulisan. Kumpulan kertas tersebut bermacam-macam pujian dan kesan pada umumnya tertuang. Namun diantara pujian dan kesan yang disampaikan. Ada satu kertas yang dibacakan di depan umum dan kemudian di bingkai dan di pajang . Kertas tersebut milik seorang Office Boy yang telah bekerja cukup lama di perusahan itu.
Dalam kertas itu, dia menulis dengan huruf capital yang bertuliskan :

Yang Terhormat, Pak Direktur
Terimakasih Pak Direktur
Karena Bapak telah mengucap Tolong
Setiap kali Bapak member tugas yang sebenarnya adalah memang tugas saya

Terimakasih Pak Direktur
Karena Bapak telah mengucapkan maaf
Saat bapak menegur dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang diperbuat

Terimakasih Pak direktr
Karena bapak telah mengucapkan terimakasih
Kepada saya, atas hal-hal kecil yang saya kerjakan untuk bapak

Terimakasih Pak direktur
Atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya
Sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya
Dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan

Dan sampai kapanpun Bapak tetap Pak direktur bagi saya. Sekali lagi Terimakasih pak direktur.
Saya yakin bapak akan selalu sukses.

Pesankan Saya Tempat di Neraka


Ada seorang perempuan muda berpakaian kurang layak untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat, karena menantang kesopanan. Di sebuah bus, Ia duduk diujung kursi di dekat pintu keluar. Pakaiannya yang seperti itu sangat mengundang “perhatian”, dan bahkan membuat keprihatinan social.

Seorang Bapak setengah baya bertongkat dan berpeci  sedang duduk disampingnya, mengingatkannya, bahwa pakaiannya yang seperti itu bisa mengakibatkan hal-hal yag tidak baik dan sangat mengganggu orang-orang disekelilingnya serta menegaskan bahwa dilarang oleh agama.

Namun respon yang diberikan kepada bapak setengah baya tersebut adalah
“Jika memang bapak mau, ini ponsel saya, silakan hubungi tuhan anda, untuk pesankan saya tempat di neraka Tuhan anda”. Lalu ia memejamkan mata sambil menggunakan MP3 ditelingannya.

Seorang bapak paru baya itu sangat terkejut dan langsung beristighar, dan orang lain di sekitarnya pun menggeleng kepala. Setelah beberapa detik, seseorang penumpang yang khendak meminta perempuan tersebut untuk bergeser, namun perempuan itu tidak ada respon. Si penumpangpun kesal dan mencabut MP3 nya, namun perempuan itu malah terjatuh dari kursi tempat duduknya. Setelah diperiksa deyut nadinya, ternya tidak berdetak. Semua orang terhenyak, dan berucap istighfar.

Sungguh sangat disayangkan dan begitu mengerikan, meninggal dalam keadaan menantang tuhan. Allah Swt Maha Melihat dan Mendengar, sungguh Allah Maha kuasa atas segala-galanya.

Jumat, 11 Mei 2012

Tubat Lelaki yang sibuk


Diceritakan bahwa ada seseorang menceritakan kepada Hasan Al-Basri: “wahai Abu Said, disini ada seorang lelaki yang tidak mau berkumpul dengan orang ramai. Dia senantiasa duduk sendirian saja”
 
“ada suatu perkara yang telah menyibukan aku dari berkumpul dengan manusia”

“sekurang-kurangnya engkau pergi kepada lelaki yang di panggil sebagai Hasan Al-Basri dan duduk di majlis ilmunya.” Kata Hasan lagi.

“Ada suatu perkara yang telah mencegah aku dari berkumpul dengan manusia termaksud Hasan Al Basri” kata lelaki itu.

“Semoga Alloh merahmatimu. Apakah gerangan yang senantiasa menyibukan engkau?”

“Aku setiap hari terjepit diantara nikmat dan dosa. Maka setiap hari diriku sibuk mensyukuri nikmat-nikmat dan Alloh dan sibuk bertauabat atas dosa-dosa tersebut.” Jawab lelaki itu.

“Wahai hamba Alloh! Kalau begitu engkau lebih alim dari Hasan Al Basri. Maka kekalkanlah amala yang telah engkau lakukan.” Kata Hasan Al Basri.