Usai
bersalaman saat lebaran, masyarakat umumnya berbondong-bondong mengunjungi
tempat kepemakaman untuk berziaroh pada makam keluarga mereka. Suatu ketika
kunjungan sangat ramai, namun ternyata tak seramai para arwah leluhur di dalam
kubur yang sedang berlomba.
Apa yang
mereka lombakan? Mereka mengangkat tangannya dan bersusuah payah
meloncat-loncat untuk menangkap kilauan cahaya. Cahaya apakah yang mereka
inginkan?
Ramainya
para penziaroh, tak seramai para arwah di alam kubur, yang sedang memperebutkan
dan berlomba menangkap cahaya-cahaya yang jatuh dari atas ke dalam kubur
mereka.
Mereka
berlomba untuk mendapatkan cahaya itu sebanyak-banyaknya, karena cahaya itu
adalah doa-doa kiriman dari para keluarga yang sedang dibacakan, yang dapat
meringankan siksaan mereka dialam kubur yang sedang mereka rasakan.
Namun
disaat semua arwah di alam kubur sedang sibuk berlomba untuk mendapatkan
keberkahaan, satu orang nampak tenang dan berdiam dengan senyuman kebahagiaan.
Terjadilah
dialog antara arwah tersebut.



